Setelah menunggu bulan menjadi purnama, akhirnya kesampaian deh keinginan membidiknya, semua foto diambil pake kamera saku PS A540,
dengan settingan sbb:

Posisi Bulan : Timur :p
Shutter Speed
: 1/20 dan 1/125
Aperture Priority: F/5.5
Focal Length : 23mm (namanya juga saku)
Exposure Time : 1/125
Metering : Spot Mode (jgn pernah gunakan auto untuk metering)
ISO : 80 dan 100
White Balance : cloudy/tungsten/ama auto

purnama ke-1 Purnama ke-2

Purnama ke-3 Purnama ke-4

Purnama ke-5 Purnama ke-6

di White Balance Auto Mode nggak sengaja dapetin warna merah bulan, (yg mungkin disebabkan karena terpilih Under Water mode, bukan karena pewarnaan yg salah, kayaknya sih)

Dan akhirnya aku percaya kalo foto kemaren bukan rekayasa digital, karena hanya dgn kamera saku A540 aja bisa dapet detail gambar bulan, apalagi pake S3IS yg bisa dikatakan 3x lebih bagus dr A540

Silahkan download file utk cek metadata (asli tnp rekayasa)
Silahkan buka pake browser bawaan canon untuk lihat detail informasi metadatanya. Jika teliti anda akan menemukan noise tersembunyi, gunakan feeling anda atau software pembantu jika punya.

Perihal wajah bulan aku jadi teringat masa kecil, pernah lihat kaligrafi berbentuk orang yg duduk diantara dua sujud persis seperti wajah bulan yg ini, sayangnya untuk wajah bulan yg tetap or tdk berubah aku kok nemukan fakta kalo bulan bisa mengangguk dan menggeleng, btw akan aku bahas dilain kesempatan (masih penasaran) ada software-nya kok utk mempelajari bulan namanya LunarPhase Pro Demo

mungkin syukur2 bisa dijadiin patokan utk nentuin ramadhan 😀

SO akhirnya melalui tulisan inilah aku mohon maaf ama Ardifa 🙂 karena telah meragukan hasil karyanya. SOrry DOrry MOrry deh

Iklan

Nah setelah penjelasan ttg wajah bulan, yuk kita belajar mengenal noise, noise pasti muncul jika kita mengambil gambar di daerah yg kurang cahaya, yuk perhatikan karya2 hebat ini, karya2 fotografer yg JUJUR menunjukkan hasil karya mereka apa adanya. noise 1 Baca entri selengkapnya »

+ :: BOL? Apakah posisi wajah bulan ke bumi selalu sama?
Seperti yg diceritakan oleh … , …, …., …, … (sensor aje drpd nambah musuh 🙂 )

– :: Hmm…. Kalo menurut logikaku sih (*ingat hanya logikaku! Jadi pasti banyak salahnya lha wong aku sama sekali nggak ahli dalam ilmu fisika), daya tarik gravitasi yg kuat dr bumi thd bulan, dan gaya gravitasi yg kuat dari matahari thd bumi dan bulan tentunya bisa memaksa bulan untuk selalu menghadap ke bumi, jadi ada sisi wajah bulan yg selalu menghadap kebumi, dan ada sisi wajah bulan yg lain, yg menghadap ke tempat lain (non bumi). Mungkin dianalogikan sbg kapal aja ya, Anggap aja bagian kapal paling bawah itu yg menghadap ke bumi dan bagian kapal yg menghadap ke atas itulah yg menghadap ke matahari. (* perumpamaan yg mungkin saja konyol)

+ :: Loh? BOL? Apakah itu artinya wajah bulan akan terlihat seperti gambar di bawah ini? Baca entri selengkapnya »

1
AWAS….. Sebelum mengamati lebih jauh, Pelajari dulu gambar di atas, Perhatikan garis hijau pada gambar jembatan itu, dan perhatikan juga Angle of View yang diwakili oleh garis merah, perhatikan juga gambar merah yg melingkari informasi jenis lensa. Baca entri selengkapnya »

CASE

  1. Layakkah Metadata dijadikan bukti kepemilikan sebuah foto, atau bukti keaslian sebuah foto?
  2. Lalu Sulitkah melakukan pengecekkan/melihat EXIF or metada dr sebuah gambar bitmap?
  3. Kemudian bisakah metadata di sunting?


hmmm…!

  1. Sudah tidak layak lagi, krn bukti itu sudah bisa dimanipulasi!
  2. dan 3. gampang… Dan gak perlu tuh minta bantuan Pakar kita Roy Suryo, nanya ama ‘sibijak’ google pasti akan dijawab. Contoh kasus di bawah ini…. Baca entri selengkapnya »

bingungi

Baca entri selengkapnya »