Musik itu haram?

Agustus 2, 2007

Hungry for music?Barusan blogwalking ada yg membantah dgn ‘segala cara’ bahwa musik tidak haram jadi trenyuh deh bacanya.. ๐Ÿ˜ฆ Yang jelas, aku pribadi gak bisa berkomentar banyak, nggak berani berikan fatwa kalo musik itu haram apalagi menghalalkannya…. Krn salah satu prinsip Islam adalah berhati-hati

  1. Krn islam juga menyukai sesuatu yg indah
    TAPI… sayangnya indah itu subyektif, kalo misalnya indah tapi tidak ada gunanya, ya jangan dimanfaatin (Krn ISLAM juga pintar, harus bisa meng-analisa sesuatu dg akal)
  2. Musik bisa saja jadi tidak bermanfaat (nggak berani bilang haram) ketika kita ndengerin lagu2 patah hati kemudian larut terlalu dalam hingga ga mampu melakukan aktifitas sehari-hari (males… or stress?) terkenang ke-patah hatian*-kita
  3. Musik bisa saja sangat bermanfaat (nggak berani bilang halal) ketika musik ternyata dapat lebih mendekatkan diri kita pada AGAMA (melalui lagu-lagu rohani/nasyid), atau bisa mengobati penyakit insomnia kita (dgn ndengerin lagu2 slow jazz dll) atau bisa memacu kerja otak bayi, dgn mendengarkan lagu2 klasik?
  4. Atau jangan2 definisi musiknya aja yg ternyata nggak klop? Karena membaca Al Qur’an dgn indah (dilagukan) bisa saja akan lebih menyentuh bagi orang yg mendengarnya, sedangkan membaca Al Qur’an dengan fals akan bikin orang jadi STRESS!!

Tapi lagi-lagi tapi… ini hanya pemikiran orang bodoh sepertiku saja,
mudah2an saja akan banyak menambah ilmuku karena ada yg membantu memberi penjelasan, karena halaqoh, tausiyah, liqo’at aja nggak cukup….

Patah hati :
tidak selalu berawal dari pacaran, karena aku tidak setuju dengan pacaran, yaitu pacaran yg mengarah ke zina, yaitu yg awalnya kencan, pegang tangan, pipi, lalu mencium dahi, turun ke bibir, merangkul erat, lalu tangan meraba pipi lagi, lalu turun ke dada (cleguk)
berlanjut dgn menelusup di balik baju… lalu…

waduuh koq malahan kayak tulisan si arrow aja
pokoke selanjutnya tahu sendirilah

Iklan

9 Responses to “Musik itu haram?”

  1. wida Says:

    yaitu yg awalnya kencan, pegang tangan, pipi, lalu mencium dahi, turun ke bibir, merangkul erat, lalu tangan meraba pipi lagi, lalu turun ke dada (cleguk)
    berlanjut dgn menelusup di balik bajuโ€ฆ laluโ€ฆ

    doh wadooh hafal bngt mas urutan nya hehe pernah nyoba kah??

    Setuju bngt tuh yg point 3 Oiya music juga salah satu media u/ berdakwah…:)


  2. musik itu haram kalau dimainkan/didengarkan sambil makan daging manusia
    ๐Ÿ˜€
    ๐Ÿ˜†

  3. Rizma Says:

    ahahahahaha,,
    udah,, dipikirin sendiri aja,, mau ga denger musik gapapa,, mau denger musik juga gapapa,,

  4. -tikabanget- Says:

    ehh.. ada yang membantah dengan segala cara ya??
    *lirik postingan sayah..*

  5. anto Says:

    biarlah apa yg menjadi kesukaan orang yang nggak suka syariat, meskipun mengaku muslim yang taat. soal musik udah dijelaskan oleh ulama dan yang menghalalkannya juga sudah dibantah habis oleh ulama ahlus sunnah. clear. tinggal kita mau baca dan memahami secara baik atau tidak. tapi, tetap nasihat itu tidak henti2 semoga mereka mendapat hidayah untuk mengikuti jalan yg lurus. beda dengan ucapan yang no. 3 itu, acuh tak acuh sama orang lain. tapi ketika dinasihati mencak-mencak gak karuan omongannya. Allahu yahdihim.

  6. anto Says:

    gak ketinggalan http://tikabanget.blogspot.com sudahi saja, kemarin sudah kami lakukan sebisa mungkin apa yang dia gembar-gemborkan di blognya, tapi sudah banyak yang tahu kesalahan2 dia ini, sampai2 ada ikhwan kita yg di jogja mengabari saya ttg siapa tikabanget itu dan bagaimana kehidupan kesehariannya. setelah tahu, ohhh…ya lumrah memang. tulisan mencerminkan penulisnya.

  7. -tikabanget- Says:

    wah? keseharian sayah?
    hehe..
    sehari hari sayah maen DOTA, mas anto.. ๐Ÿ˜€

  8. Agus Says:

    Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda:

    ู„ูŽูŠูŽูƒููˆู’ู†ูŽู†ู‘ูŽ ู…ูู†ู’ ุฃูู…ู‘ูŽุชููŠู’ ุฃูŽู‚ู’ูˆูŽุงู…ูŒ ูŠูŽุณู’ุชูŽุญูู„ู‘ููˆู’ู†ูŽ ุงู„ู’ุญูุฑูŽ ูˆูŽุงู„ู’ุญูŽุฑููŠู’ุฑูŽ ูˆูŽุงู„ู’ุฎูŽู…ู’ุฑูŽ ูˆูŽุงู„ู’ู…ูŽุนูŽุงุฒูููŽ

    โ€œSungguh, benar-benar akan ada dari ummatku kaum-kaum yang menghalalkan zina, sutera, khamr (minuman keras) dan maโ€™aazif.โ€ Maโ€™aazif adalah musik. (HR. Al-Bukhariy dan Abu Dawud)

    apakah kalian masih tidak percaya???

    kalian akan tahu kalau azal sudah memanggilmu!!!

    wassalam

  9. goddebris Says:

    assalamualaikum mas-mas dan mba’-mba,
    kalo saya ngga’ bisa membayangkan hidup tanpa nyanyian, karena menurut intepretasi yang awam ini, baca al-quran dengan ketukan dan ritme termasuk nyanyian lho mas, suara azan juga mirip buanget dengan nyanyian, ada ritme dan alunan dan ketukan yang teratur. malah kenalan saya yang seorang expat kebangsaan jerman di jakarta bercerita ketika anaknya pertama kali datang ke jakarta. anak ini notabene belom pernah dalam hidupnya mendengar azan, dan pagi itu ketika subuh dia terbangun dan bertanya (dalam bahasa jerman) “ibu, siapa yang bernyanyi pagi2 seperti ini?” kenalan saya yang expat itu menjelaskan kalo itu adalah azan, panggilan buat orang di indonesia untuk pergi ke mesjid. nah jelas kan kalo azan itu sama persis dengan nyanyian bahkan seorang anak yang belum pernah mendengarnya dengan tepat menjelaskannya sebagai nyanyian. nah jika azan itu bentuk dari nyanyian bagaimana kita mengharamkannya? apakah dengan cara azan dan membaca Al Quran dengan 1 nada, tanpa ketukan dan tanpa ritme? ngga’ kepikiran deh gimana caranya. mudah2an bermanfaat, assalamualikum.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: